- Arsenal Amankan Modal Berharga, Menang Tipis 1-0 di Markas Sporting CP
- PSG Tampil Dominan, Tekuk Liverpool 2-0 di Parc des Princes
- Waspada Varian Baru Cicada, Pemerintah Perketat Pengawasan di Pintu Masuk Internasional
- Wujudkan Kemandirian Pangan, Pemprov Papua Targetkan Pencetakan 1.000 Hektar Sawah Rampung Tahun Ini
- Jayapura Kondusif Pasca Paskah 2026, Sinergi Aparat dan Masyarakat Jaga Kekhidmatan Ibadah
- Efisiensi Anggaran Besar-besaran, Perjalanan Dinas Dipangkas Hingga 70 Persen
- Kejutan di Wembley: Samurai Biru, Jepang Bungkam Inggris 1-0
- Akhiri Penantian 24 Tahun, Turki Segel Tiket Piala Dunia 2026
- Kantah Kota Jayapura Ikuti Monev Tunggakan Layanan 2015-2024 secara Daring
- Kekantah Kota Jayapura Beri Pesan Tegas kepada PPPK: Jaga Marwah Instansi dan Optimalkan Pelayanan
Waspada Varian Baru Cicada, Pemerintah Perketat Pengawasan di Pintu Masuk Internasional

JAKARTA – Otoritas kesehatan nasional kini tengah meningkatkan kewaspadaan menyusul munculnya varian baru COVID-19 yang dijuluki sebagai varian "Cicada". Hingga pekan ini, varian tersebut dilaporkan telah terdeteksi menyebar di sedikitnya 20 negara, memicu kekhawatiran global akan potensi gelombang baru infeksi.
Sebagai langkah antisipasi, Kementerian Kesehatan mulai memperketat protokol pengawasan di seluruh pintu masuk internasional, termasuk bandara dan pelabuhan laut. Penggunaan alat pemindai suhu tubuh (thermal scanner) kembali dioptimalkan, dan pemeriksaan dokumen kesehatan bagi pelaku perjalanan luar negeri diperketat guna mencegah masuknya varian ini ke wilayah Indonesia.
Para ahli epidemiologi menyebutkan bahwa varian "Cicada" memiliki beberapa mutasi pada protein lonjakan (spike protein) yang diduga dapat meningkatkan kemampuan virus untuk menular lebih cepat dibandingkan varian sebelumnya. Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih terus dilakukan untuk menentukan tingkat keparahan gejala yang ditimbulkan serta efektivitas vaksin yang ada saat ini terhadap varian tersebut.
Baca Lainnya :
- Wujudkan Kemandirian Pangan, Pemprov Papua Targetkan Pencetakan 1.000 Hektar Sawah Rampung Tahun Ini0
- Jayapura Kondusif Pasca Paskah 2026, Sinergi Aparat dan Masyarakat Jaga Kekhidmatan Ibadah0
- Efisiensi Anggaran Besar-besaran, Perjalanan Dinas Dipangkas Hingga 70 Persen0
- Kejutan di Wembley: Samurai Biru, Jepang Bungkam Inggris 1-00
- Akhiri Penantian 24 Tahun, Turki Segel Tiket Piala Dunia 20260
"Kami terus memantau perkembangan genomik dari varian Cicada ini melalui koordinasi dengan organisasi kesehatan dunia. Penguatan surveilans di pintu masuk negara adalah prioritas utama kami saat ini untuk mendeteksi dini potensi kasus impor," ujar perwakilan otoritas kesehatan dalam keterangan resminya.
Masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama saat berada di kerumunan atau ruang tertutup. Selain itu, pemerintah mendorong warga yang belum melengkapi dosis vaksinasi maupun booster untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat guna meningkatkan perlindungan kolektif.









