- Kantah Kota Jayapura Ikuti Monev Tunggakan Layanan 2015-2024 secara Daring
- Kekantah Kota Jayapura Beri Pesan Tegas kepada PPPK: Jaga Marwah Instansi dan Optimalkan Pelayanan
- Kantah Kota Jayapura Gelar Penandatanganan Adendum Kontrak PPPK, Pertegas Loyalitas dan Kinerja
- BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jalur Arus Balik!
- Emas Antam Anjlok ke Level Terendah Setahun, Investor Mulai Lirik Peluang \"Buy on Dip\"
- Puncak Arus Balik 2026 Dimulai Hari Ini, Pemerintah Imbau WFA untuk Hindari Kemacetan Horor
- Tampil Pincang, Real Madrid Hancurkan Manchester City 3-0 di Bernabéu
- Penalti Telat Kai Havertz Selamatkan Arsenal dari Kekalahan di Markas Leverkusen
- Kejutan dari Norwegia: Bodo/Glimt Bungkam Sporting CP Tiga Gol Tanpa Balas
- Polda Papua Musnahkan 6,3 Kilogram Ganja Hasil Tangkapan Februari 2026
Awali Tahun 2026, Kanwil BPN Papua Gelar Apel Gabungan: Fokus Akselerasi Layanan Digital

JAYAPURA – Mengawali hari kerja pertama di tahun 2026, Kantor Wilayah
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Papua menggelar Apel Gabungan
yang diikuti oleh seluruh jajaran pejabat administrator, pengawas,
fungsional, serta staf pelaksana di lingkungan Kanwil BPN Papua, Kantor
Pertanahan Kota Jayapura, Kantor Pertanahan Kabupaten Jayapura dan
Kantor Pertanahan Kabupaten Keeroom, Senin (05/01/2026).
Kegiatan
yang berlangsung di halaman Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua ini
berlangsung khidmat. Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua, Dr. Roy
Eduard Fabian Wayoi, S.Sos., M.MT., bertindak langsung sebagai pembina
apel.
Dalam amanatnya, Dr. Roy Eduard Fabian Wayoi, S.Sos., M.MT.
menekankan pentingnya menjadikan tahun 2026 sebagai momentum percepatan
transformasi digital. Ia mengingatkan bahwa tantangan pertanahan di
Papua semakin dinamis, sehingga pelayanan berbasis elektronik harus
dioptimalkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat.
"Tahun
2025 telah kita lalui dengan berbagai capaian. Di tahun 2026 ini, saya
minta seluruh jajaran untuk 'gas pol' sejak awal tahun. Fokus utama kita
tetap pada penyelesaian target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap
(PTSL) dan implementasi Sertipikat Elektronik di seluruh Kantor
Pertanahan di wilayah Papua," tegasnya.
Selain aspek teknis,
Kakanwil juga menyoroti aspek integritas. Ia menginstruksikan seluruh
pegawai untuk menjunjung tinggi nilai-nilai BerAKHLAK dan menjauhi
segala bentuk pungutan liar (pungli). Pelayanan pertanahan di Tanah
Papua harus transparan, akuntabel, dan humanis, khususnya dalam
menangani isu-isu tanah ulayat yang membutuhkan pendekatan khusus.
"Mari
kita bangun sinergi yang lebih kuat, baik internal maupun dengan
pemangku kepentingan daerah. Kehadiran BPN harus dirasakan manfaatnya
secara nyata dalam memberikan kepastian hukum hak atas tanah bagi
masyarakat Papua," tambahnya.
Apel gabungan ini ditutup dengan
sesi salam-salaman (halalbihalal) untuk mempererat tali silaturahmi
antarpegawai, menyatukan visi, dan membangun semangat baru dalam
menyongsong target kinerja tahun 2026.










