- Resmi Dilantik Menteri ATR/BPN, Kakantah Pimpin Definitif Kantor Pertanahan Kota Jayapura
- Apresiasi Pelayanan Prima: Bartolomius A. Amir Dinobatkan sebagai Petugas Loket Terbaik Maret 2026
- Komitmen Melayani: Layanan Tatap Muka Kantor Pertanahan Kota Jayapura Tetap Buka di Hari Jumat
- Penyerahan Berita Acara Serah Terima Protokol Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Maryatie Simanjuntak
- Digitalisasi Layanan Pertanahan: Kantor Pertanahan Kota Jayapura Tekankan Aplikasi Sentuh Tanahku
- Jamin Kelancaran Layanan Pertanahan, Plt. Kakan Pertanahan Kota Jayapura Lantik PPAT Pengganti
- Laskar Mahesa Jenar di Ujung Tanduk: Bayang-bayang Degradasi ke Liga 3 Nyata di Depan Mata
- Simeone Masterclass: Meski Kalah di Kandang, Atletico Madrid Depak Barcelona dari Liga Champions
- Tembok Kokoh London: Arsenal Redam Sporting CP demi Tiket Semifinal Bersejarah
- Percepat Konektivitas Papua Tengah, Wapres Gibran Tinjau Langsung Pengembangan Bandara Douw Aturure
Awali Tahun 2026, Kanwil BPN Papua Gelar Apel Gabungan: Fokus Akselerasi Layanan Digital

JAYAPURA – Mengawali hari kerja pertama di tahun 2026, Kantor Wilayah
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Papua menggelar Apel Gabungan
yang diikuti oleh seluruh jajaran pejabat administrator, pengawas,
fungsional, serta staf pelaksana di lingkungan Kanwil BPN Papua, Kantor
Pertanahan Kota Jayapura, Kantor Pertanahan Kabupaten Jayapura dan
Kantor Pertanahan Kabupaten Keeroom, Senin (05/01/2026).
Kegiatan
yang berlangsung di halaman Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua ini
berlangsung khidmat. Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua, Dr. Roy
Eduard Fabian Wayoi, S.Sos., M.MT., bertindak langsung sebagai pembina
apel.
Dalam amanatnya, Dr. Roy Eduard Fabian Wayoi, S.Sos., M.MT.
menekankan pentingnya menjadikan tahun 2026 sebagai momentum percepatan
transformasi digital. Ia mengingatkan bahwa tantangan pertanahan di
Papua semakin dinamis, sehingga pelayanan berbasis elektronik harus
dioptimalkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat.
"Tahun
2025 telah kita lalui dengan berbagai capaian. Di tahun 2026 ini, saya
minta seluruh jajaran untuk 'gas pol' sejak awal tahun. Fokus utama kita
tetap pada penyelesaian target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap
(PTSL) dan implementasi Sertipikat Elektronik di seluruh Kantor
Pertanahan di wilayah Papua," tegasnya.
Selain aspek teknis,
Kakanwil juga menyoroti aspek integritas. Ia menginstruksikan seluruh
pegawai untuk menjunjung tinggi nilai-nilai BerAKHLAK dan menjauhi
segala bentuk pungutan liar (pungli). Pelayanan pertanahan di Tanah
Papua harus transparan, akuntabel, dan humanis, khususnya dalam
menangani isu-isu tanah ulayat yang membutuhkan pendekatan khusus.
"Mari
kita bangun sinergi yang lebih kuat, baik internal maupun dengan
pemangku kepentingan daerah. Kehadiran BPN harus dirasakan manfaatnya
secara nyata dalam memberikan kepastian hukum hak atas tanah bagi
masyarakat Papua," tambahnya.
Apel gabungan ini ditutup dengan
sesi salam-salaman (halalbihalal) untuk mempererat tali silaturahmi
antarpegawai, menyatukan visi, dan membangun semangat baru dalam
menyongsong target kinerja tahun 2026.










