Percepat Konektivitas Papua Tengah, Wapres Gibran Tinjau Langsung Pengembangan Bandara Douw Aturure

By Kitong Punya Berita 21 Apr 2026 Daerah
Percepat Konektivitas Papua Tengah, Wapres Gibran Tinjau Langsung Pengembangan Bandara Douw Aturure

NABIRE – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Senin (20/4/2026). Fokus utama dalam kunjungan kali ini adalah meninjau langsung progres pengembangan Bandara Douw Aturure guna memastikan kesiapan infrastruktur transportasi udara dalam mendukung mobilitas masyarakat dan akselerasi ekonomi di wilayah tersebut.

Dalam peninjauannya, Wapres Gibran berkeliling melihat fasilitas terminal penumpang yang baru serta mengecek kondisi landas pacu (runway). Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur di Papua Tengah merupakan prioritas nasional untuk menghapus kesenjangan antarwilayah.

Nabire Sebagai Hub Strategis

Wapres menjelaskan bahwa posisi Nabire kini sangat krusial semenjak ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah. Perubahan status administratif ini secara otomatis meningkatkan kebutuhan akan layanan transportasi yang lebih mumpuni.

Baca Lainnya :

"Meningkatnya status Nabire sebagai ibu kota provinsi mendorong kebutuhan transportasi udara yang lebih besar dan modern. Kita tidak ingin pembangunan ini terlambat sementara aktivitas pemerintahan dan ekonomi masyarakat terus meningkat pesat," ujar Wapres Gibran di sela peninjauan.

Poin-Poin Utama Pengembangan

Dalam dialog bersama otoritas bandara dan perwakilan Kementerian Perhubungan, terdapat beberapa aspek strategis yang ditekankan:

  • Modernisasi Fasilitas: Peningkatan kapasitas terminal untuk menampung lonjakan penumpang yang diprediksi akan terus tumbuh signifikan dalam lima tahun ke depan.

  • Pusat Logistik: Pengembangan area kargo guna mempermudah distribusi logistik ke wilayah-wilayah pegunungan di Papua Tengah, sehingga diharapkan dapat menekan biaya hidup masyarakat.

  • Keamanan Penerbangan: Memastikan standar keamanan dan keselamatan operasional sesuai dengan regulasi internasional, mengingat tantangan geografis wilayah Papua.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Selain aspek teknis, Wapres juga menggarisbawahi dampak sosial-ekonomi dari pengembangan Bandara Douw Aturure. Keberadaan bandara yang modern diharapkan mampu menarik investasi dan membuka lapangan kerja baru bagi putra-putri daerah.

"Bandara ini adalah wajah dari Papua Tengah. Jika aksesnya lancar, maka perdagangan, pariwisata, dan investasi akan masuk dengan sendirinya. Saya minta semua pihak memastikan proyek ini rampung sesuai jadwal dengan kualitas yang terbaik," tegasnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi terbatas bersama jajaran Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk membahas integrasi antara bandara dengan moda transportasi darat lainnya, demi menciptakan ekosistem transportasi yang terpadu di Bumi Cendrawasih.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment