Emas Antam Anjlok ke Level Terendah Setahun, Investor Mulai Lirik Peluang \"Buy on Dip\"

By Kitong Punya Berita 25 Mar 2026 Ekonomi
Emas Antam Anjlok ke Level Terendah Setahun, Investor Mulai Lirik Peluang \"Buy on Dip\"

JAKARTA, 25 Maret 2026 – Instrumen investasi emas batangan tengah menjadi sorotan tajam setelah mengalami volatilitas luar biasa dalam sepekan terakhir. Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan koreksi signifikan hingga menyentuh level terendahnya dalam 12 bulan terakhir.

Setelah sempat bertengger di angka psikologis Rp3 juta, pekan ini harga emas Antam merosot ke kisaran Rp2,48 juta hingga Rp2,84 juta per gram. Pada perdagangan hari ini, Rabu (25/3), harga emas Antam tercatat berada di level Rp2.850.000 per gram, atau naik tipis Rp7.000 dibandingkan hari sebelumnya. Namun, secara akumulatif dalam sepekan, harga telah anjlok lebih dari 6,8%.

Penyebab Tertekannya Harga Emas

Para analis pasar modal menyebutkan beberapa faktor utama yang menekan performa logam mulia di tengah ketidakpastian global:

Baca Lainnya :

  • Penguatan Dolar AS: Mata uang "Greenback" yang perkasa membuat harga emas dunia menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga menekan permintaan.

  • Sentimen Suku Bunga: Ekspektasi pasar terhadap kebijakan hawkish (suku bunga tinggi) dari bank sentral Amerika Serikat, The Fed, membuat investor beralih dari emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding) ke aset seperti obligasi.

  • Dinamika Geopolitik: Meskipun konflik di Timur Tengah masih berlangsung, sebagian investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) masif yang memicu penurunan harga secara teknis.

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini (25 Maret 2026):

PecahanHarga Dasar (Belum Pajak)
0,5 GramRp1.475.000
1 GramRp2.850.000
5 GramRp14.025.000
10 GramRp27.995.000
100 GramRp279.212.000

Sementara itu, harga buyback atau harga beli kembali oleh Antam hari ini berada di level Rp2.507.000 per gram. Selisih (spread) yang cukup lebar ini menjadi perhatian bagi para investor jangka pendek.

"Penurunan ini merupakan koreksi tertajam sejak tahun 2020. Bagi investor jangka panjang, level harga saat ini sering dianggap sebagai area akumulasi atau waktu yang tepat untuk membeli di harga rendah," ujar seorang analis komoditas.

Bagi masyarakat yang ingin melakukan transaksi, disarankan untuk memantau pergerakan harga secara real-time melalui laman resmi Logam Mulia, mengingat volatilitas pasar yang masih diprediksi akan tinggi hingga akhir bulan ini.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment