- Awal Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, BMKG Minta Wilayah Ini Tetap Siaga Hujan
- Kepala Kantor Pertanahan Kota Jayapura hadiri FGD Penyelesaian Tumpang Tindih Batas Lahan
- Kepala Kantor Pertanahan Kota Jayapura Dorong Sinergi Perlindungan Lahan Pangan Berkelanjutan
- Kantor Pertanahan Kota Jayapura Gelar Rapat Koordinasi Internal dan Evaluasi Kinerja
- Kepala Kantah Kota Jayapura Resmi Dilantik Sebagai Ketua Panitia Ajudikasi PTSL Tahun 2026
- Kantah Kota Jayapura Ikuti Monev PTSL dan Lintor Bersama Kanwil BPN Papua
- Langkah Baru Dimulai: 5 PNS Kantor Pertanahan Kota Jayapura Resmi Dilantik
- Fitur Berbagi Akses Sertipikat di Aplikasi Sentuh Tanahku, Wujud Transparansi dan Keamanan
- Kantah Kota Jayapura Serahkan Penghargaan Petugas Loket Terbaik Bulan Mei kepada Billy Rischi Wotulo
- Upacara Hari Lahir Pancasila BPN Se-Jayapura Raya: Komitmen Mengamalkan Nilai Luhur Lewat Pelayanan
BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jalur Arus Balik!

JAKARTA, 25 Maret 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. Fenomena ini bertepatan dengan periode puncak arus balik Lebaran 2026, yang menuntut kewaspadaan ekstra dari para pemudik di perjalanan.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, BMKG mengonfirmasi adanya potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah strategis, termasuk:
Pulau Jawa: Fokus pada jalur tol Trans-Jawa dan jalur selatan.
Baca Lainnya :
- Emas Antam Anjlok ke Level Terendah Setahun, Investor Mulai Lirik Peluang \"Buy on Dip\"0
- Puncak Arus Balik 2026 Dimulai Hari Ini, Pemerintah Imbau WFA untuk Hindari Kemacetan Horor0
- Tampil Pincang, Real Madrid Hancurkan Manchester City 3-0 di Bernabéu0
- Penalti Telat Kai Havertz Selamatkan Arsenal dari Kekalahan di Markas Leverkusen0
- Kejutan dari Norwegia: Bodo/Glimt Bungkam Sporting CP Tiga Gol Tanpa Balas0
Bali dan Nusa Tenggara: Waspada gelombang tinggi di perairan penyeberangan.
Papua dan Maluku: Potensi curah hujan tinggi yang merata di wilayah pesisir dan pegunungan.
Ancaman Bencana Hidrometeorologi
Deputi Bidang Meteorologi BMKG mengingatkan bahwa tingginya intensitas hujan dalam durasi singkat maupun panjang dapat memicu bencana hidrometeorologi. Masyarakat diminta waspada terhadap:
Banjir dan Genangan: Terutama di wilayah dataran rendah dan perkotaan dengan drainase buruk.
Tanah Longsor: Khusus bagi pemudik yang melintasi jalur perbukitan atau pegunungan (seperti jalur Nagreg, Puncak, dan perbatasan lintas Papua).
Pohon Tumbang: Akibat hembusan angin kencang yang diprediksi mencapai kecepatan lebih dari 45 km/jam di beberapa titik.
Rekomendasi bagi Pemudik Arus Balik
Mengingat hari ini, 25 Maret, merupakan puncak arus balik gelombang pertama, BMKG memberikan beberapa imbauan teknis bagi pengendara:
Hindari Memarkir Kendaraan di Bawah Pohon Rimbun atau papan reklame besar saat terjadi angin kencang.
Pantau Jarak Pandang: Jika hujan sangat lebat membatasi pandangan hingga di bawah 50 meter, segera cari tempat berhenti yang aman di rest area, jangan berhenti di bahu jalan tol.
Update Informasi Cuaca: Pantau aplikasi Info BMKG secara berkala untuk melihat pergerakan awan hujan secara real-time di rute yang akan dilalui.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap waspada. Cuaca ekstrem ini dipicu oleh aktivitas fenomena atmosfer yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur," tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Pemerintah daerah di wilayah rawan juga telah diminta untuk menyiagakan alat berat dan personel SAR di titik-titik krusial guna mempercepat penanganan jika terjadi longsor atau banjir yang memutus akses jalan utama.


.png)








